PROMOSIKAN MESIN CUTTING, BAHAN STICKER ATAU USAHA STICKER ANDA DI SINI. HUBUNGI 0812 9039 8495

Harga dan Spesifikasi Mesin Cutting Stiker Teneth, Jinka, Redsail, PCut, Liyu, Copam



Merek mesin cutting sticker yang beredar di Indonesia kebanyakan buatan tiongkok (baca China). Namun sejatinya beberapa negara juga memiliki produk mesin cutting. Ada yang familiar dengan orang Indonesia namun ada juga yang jarang atau nyaris tak dikenal. Berdasarkan dari negara pembuatnya, saya ingin menguraikan mesin cutting sticker dari Amerika, Jepang, Taiwan dan China.

Untuk postingan mengenai bahasan tadi, saya akan mengawalinya dengan membedah beberapa merek mesin cutting sticker buatan China yang pernah, sedang atau akan menjadi pilihan Anda pencinta cutting sticker.

Mesin Cutting Sticker China

Diakui atau tidak, mesin cutting sticker yang sekarang membanjiri pasar di Indonesia kebanyakan produksi China. Pabriknya terus memperbaiki kualitas dan kinerjanya agar kemampuan adan hasil cuttingnya bisa memikat hati orang yang tengah membutuhkan mesin cutting sticker.

1. Teneth

Dibandingkan dengan mesin cutting sticker sejenis yang sama sama dari China, harga mesin cutting sticker Teneth memang lebih mahal. Namun berdasarkan pengalaman pribadi, harga yang lebih mahal setara dengan hasilnya. Khususnya dari sisi presisi.

Beberapa pengguna mengatakan, kualitas Teneth hampir tak beda dengan Jinka XL, namun desain dan tampilan Teneth lebih manis. Yang baru saja diluncurkan ialah Teneth seri TH yang terdiri dati Teneth TH-440 dengan lebar area potong 30 centimeter, TH-740 dengan lebar area potong 60 centimeter dan TH-1330 dengan lebar area potong 120 centimeter. Setelah seri TH, Teneth juga hadir dengan T Series yang merupakan penyempurnaan dari seri seri sebelumnya. Jadi jika Anda ingin mencari Teneth seri terbaru, carilah T Series.

Kelebihan dan Kekurangan
- Umur mesin cutting diklaim memiliki daya tahan yang bagus untuk pemakaian normal.
- Memiliki banyak pilihan, untuk area potong 30, 60 dan 120 centimeter.
- Bisa menggunakan mata pisau merek Roland yang banyak dijual di Indonesia.
- Untuk seri T bisa langsung memotong dari CorelDraw.
- Bisa digunakan pada komputer 64 bit, kebanyakan mesin cutting sticker minta spesifikasi komputer 32 bit.
- Kekurangannya pada harganya yang lebih mahal, dibandingkan Jinka dan juga Redsail.

a. Teneth T-24L
Teneth T-24L ini memiliki area potong sebesar 60 centimeter lebih sekian centimeter. Sudah cukup untuk Anda yang ingin membuka cutting sticker untuk kendaraan bermotor, untuk sablon digital menggunakan polyflek atau memotong tulisan tulisan untuk papan nama.

Di Indonesia, mesin sticker sticker Teneth T-24L masih dijual dengan kisaran harga Rp7.500.000 hingga 7.700.000. Lebih mahal dibandingkan Jinka dan Redsail, bukan? Iya, namun dari sisi fitur fiturnya, rasanya dengan harga di atas Anda tak akan menyesal.

b. Teneth T-48
Spesifikasinya hampir sama dengan Teneth T-24L. Yang membadakan hanya lebar are potongnya yang mencapai 120 centimeter. Artinya, secara fisik mesin cutting sticker Teneth T-48L lebih panjang. Di Indonesia harga jualnya berada di kisaran angka Rp10 juta.



2. Jinka

Jika kita mencoba browsing di internet, banyak memang keluhan akan kualitas mesin cutting sticker Jinka. Dengan pemahaman dan ilmu yang mumpuni soal cutting, sebenarnya Jinka bisa dimaksimalkan atau dioptimalkan. Nyatanya merek ini masih banyak diburu dan saya rasa penggemarnya masih sangat banyak.

Beberapa pedagang mesin cutting sticker di Indonesia bahkan ada yang hanya menjual dua merek mesin cutting, seperti deprintz yang mereferensikan hanya Jinka dan Teneth. Dari lapak mereka, dinyatakan kebanyakan pembeli mesin cutting sticker China memilih Teneth dan Jinka.


Kelebihan dan Kekurangan Jinka:
- Cukup bandel.
- Harganya relatif murah, tak hanya dibandingkan dengan merek dari Jepang atau Amerika, juga lebih murah sedikit dibandingkan Teneth.
- Mata pisau menggunakan merk Roland yang sudah terkenal.
- Memiliki banyak pilihan area potong seperti 30, 40, 60 dan 120 centimeter.
- Pada seri XL memiliki desain fisik yang cukup bagus.
- Kekurangannya ada pada kebanyakan mesin cutting sticker China, salah satunya untuk urusan contour cut.
- Masih setia dengan program bawaan Artcut yang berarti tidak bisa memotong langsung dari Corel Draw maupun Adobe Illustrator. Belakangan dibuatkan plugin agar bisa langsung memotong lewat CorelDraw.
- Untuk memotong ukuran yang terlalu kecil tidak akan begitu rapi

Mesin cutting sticker Jinka bisa dikelompokkan menjadi dua, meliputi Jinka standar terdiri dari Mesin Cutting Sticker inka 361, Mesin Cutting Sticker Jinka 721, dan Mesin Cutting Sticker Jinka 1351. Kedua adalah Jinka XL Series terdiri dari mesin cutting sticker Jinka XL 451 E, Jinka Xl 721 E, dan Jinka Xl 1351 E.

Lalu apa perbedaannya? Mesin cutting sticker Jinka XL memiliki bentuk yang lebih gagah, beratnya pun lebih berat. (ini mempengaruhi ongkir ke tempat Anda); mesin cutting sticker Jinka XL memiliki tempat/kantung untuk sisa sticker yang telah dipotong; mesin cutting sticker Jinka XL bisa dikatakan sebagai produk pembaruan dari tipe sebelumnya (standar), jadi ada kemungkinan kalau komponen di dalam mesin juga ikut di-upgrade.

a. Mesin Cutting Sticker Jinka 361
Mesin Cutting Sticker inka 361 memiliki area potong 30 centimeter. Merupakan seri terkecil dari produk Jinka. Pembelian mesin cutting ini tidak dilengkapi dengan kaki/standing, cukup diletakkan di atas meja. Untuk harga, Anda sudah bisa memperolehnya dengan harga paling tinggi Rp3.800.000.

Jika Anda mencari mesin cutting sticker murah dan dipakai untuk garskin atau cutting sticker ukuran kecil, bisa memilih tipe ini. Namun saat ini tak banyak lagi yang masih memiliki stoknya, karena sudah lahir Jinka XL-451.

b. Mesin cutting sticker Jinka XL 451
Jinka XL 451 adalah varian terkecil mesin cutting sticker Jinka seri XL. Menyempurnakan varian terkecil seri sebelumnya, Jinka 361, Jinka XL 451 hadir dengan ukuran area cutting maksimum lebih besar. Harganya paling tinggi Rp4 jutaan.

Fitur-fitur unggulan yang ditawarkannya adalah sebagai berikut: buffering memory yang besar sampai 4 M berkontribusi terhadap kecepatan duplikasi data, meningkatkan efisiensi kerja Anda; dilengkapi built-in sensor (red pointer) untuk contour-cut dengan menggunakan piranti lunak yang mendukung (mis. FlexiSign); speed maksimum sampai 800mm/detik serta force maksimum sampai 500g; teknologi stepping motor didukung roll feed berbahan pilihan untuk memaksimalkan presisi dan tidak berisik, juga fungsi soft landing cutter; tetap memotong dengan halus bahkan untuk material tebal; koneksitas menggunakan USB 2.0, RS-232C, dan U disk (flash drive); bodi berstruktur campuran aluminium yang kuat dengan desain yang cantik; mendukung OS Windows 7/8, juga berbagai software grafis populer; CorelDRAW, ArtCut, FlexiSign, dan lainnya.


c. Mesin Cutting Sticker Jinka 721 dan Jinka XL 721 E

Mesin cutting stiker Jinka 721 adalah tipe tengah dengan area cutting ukuran sedang yaitu 60 centimeter. Tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar, tipe ini salah satu yang terlaris karena cukup memenuhi kebutuhan standar usaha cutting stiker.

Di tengah serangan merek-merek baru, Jinka masih menjadi salah satu yang paling dicari konsumen mesin cutting stiker karena reputasi kualitas dan keawetannya. Fitur menariknya ialah desain berkarakter kuat, memudahkan cutting speed dan force control; tampilan layar dengan background cahaya biru memudahkan pengoperasian; koneksi USB yang mendukung plug in dan off otomatis sejalan dengan tombol power; bahasa operasi program yang mudah dimengerti, mendukung berbagai piranti grafis terkenal seperti ArtCut dan CorelDraw; support dengan berbagai sistem program komputer (Windows XP, Windows Vista (32bit&64bit).

Sementara XL 721 adalah varian tengah mesin cutting sticker Jinka seri XL dengan ukuran area cutting sedang. Sebagai produk penyempurna seri pendahulunya, Jinka XL-Series menawarkan fitur-fitur unggulan sebagai berikut: Buffering memory yang besar sampai 4 M berkontribusi terhadap kecepatan duplikasi data, meningkatkan efisiensi kerja Anda; Dilengkapi built-in sensor (red pointer) untuk contour-cut dengan menggunakan piranti lunak yang mendukung (mis. FlexiSign); Speed maksimum sampai 800mm/detik serta force maksimum sampai 500g; Teknologi stepping motor didukung roll feed berbahan pilihan untuk memaksimalkan presisi dan tidak berisik, juga fungsi soft landing cutter; tetap memotong dengan halus bahkan untuk material tebal; Koneksitas menggunakan USB 2.0, RS-232C, dan U disk (flash drive); Bodi berstruktur campuran aluminium yang kuat dengan desain yang cantik; Mendukung OS Windows 7/8, juga berbagai software grafis populer; CorelDRAW, ArtCut, FlexiSign, dan lainnya.

Harganya berkisar Rp6 jutaan plus minus.

d. Mesin Cutting Sticker Jinka 1351 dan Jinka 1351 E
Jika Anda lebih suka mesin cutting sticker berukuran lebar dan murah, maka Jinka 1351 adalah salah satu jawabannya. Mesin Cutting Sticker Jinka 1351 memiliki area potong yang paling lebar dibandingkan Jinka 361, Jinka 721, Jinka XL 451, Jinka XL 721 atau serie Jinka yang lain.

Jinka 1351 adalah varian merek Jinka dengan area cutting terbesar. Dengan harga hanya 7.500.000, tipe ini terbilang murah untuk mesin cutting sticker dengan area cutting satu seperempat meter lebih; sangat cocok untuk cutting desain-desain besar seperti sticker mobil, truk, dan lain-lain.

Sampai saat ini, Jinka masih menjadi salah satu favorit pencari mesin cutting sticker karena kebandelan, kualitas, dan harganya yang ekonomis. Ingin tahu fiturnya? Karakter desain produk yang kuat serta mudah untuk mengatur force dan cutting speed; tampilan layar model Eropa; terang dan jelas dengan backlight biru, memudahkan pengoperasian; koneksitas USB, mendukung plug in dan off otomatis mengikuti tombol power; bahasa operasional program yang mudah dimengerti, kompatibel dengan berbagai perangkat lunak grafis populer seperti ArtCut dan CorelDraw®; mendukung berbagai OS komputer (Windows®XP, Windows Vista (32 bit dan 64 bit).

Mesin cutting sticker Jinka 1351 memiliki area potong selebar 120cm an dan bisa Anda miliki dengan mahar 7.300.000 sampai Rp7.500.000.


Sadangkan saudara terdekatnya yakni Jinka XL 1351 adalah varian mesin cutting sticker Jinka seri XL dengan ukuran area cutting paling lebar. Sebagai penyempurnaan dari pendahulunya, Jinka XL-Series hadir dengan fitur-fitur unggulan sebagai berikut: Kapasitas buffer yang besar sampai 4 M berkontribusi terhadap kecepatan duplikasi data, meningkatkan efisiensi kerja Anda; Dilengkapi built-in sensor (red pointer) untuk contour-cut dengan menggunakan software yang mendukung (mis. FlexiSign); Kecepatan cutting maksimum sampai 800mm/detik serta kekuatan tekanan sampai maksimum 500g; Teknologi stepping motor didukung feeding roller berbahan pilihan menciptakan tingkat presisi tinggi dan tidak berisik, juga fungsi soft landing cutter; tetap memotong dengan halus material tebal; Dilengkapi interface koneksi USB 2.0, RS-232C, dan U disk (flash drive); Bodi berstruktur campuran aluminium yang kuat dengan desain yang cantik;
Support dengan OS Windows 7/8, juga berbagai software grafis populer; CorelDRAW, ArtCut, FlexiSign, dan lainnya.

Harganya berkisar Rp7.500.000 sampai Rp7.900.000. Anda pilih yang mana?

3 Redsail

Nama Redsain sudah tak asing lagi bagi pebisnis cutting sticker. Lantaran Redsail adalah merek mesin cutting pertama China yang masuk ke Indonesia. Di tengah sengitnya persiangan merek, Redsail masih memiliki penggemar tersendiri.

Kelebihan dan Kekurangan Redsail:
- Mesin yang bandel dan tahan lama
- Harga mesin cutting sticker redsail relatif murah, terlebih jika dibandingkan dengan produk-produk Jepang
- Mata pisau menggunakan merk Roland yang telah terbukti kualitasnya
- Memiliki banyak pilihan area potong dari 40, 60 hingga 120 centimeter.
- Kekurangannya ada pada mesin cutting sticker China pada umumnya.

a. Mesin Cutting Sticker Redsail RS450C
Mesin Cutting Sticker Redsail RS450C adalah tipe berukuran terkecil dari seri RS-C. Area cuttingnya hanya 35 centimeter, tetapi presisinya bisa dibilang cukup bagus. Cutting plotter kecil ini juga dilengkapi plugin untuk bisa meng-cutting langsung dari program CorelDRAW.

Fiturnya meliputi: mesin cutting sticker kecil yang didesain untuk pemakaian kantor, rumah, perintis usaha sticker; bisa dijalankan dengan software ArtCut, Flexi Sign, Signcut, WinPCsign, SignBlazer, SignLab, dan lain-lain; disertai plugin untuk langsung dioperasikan dari CorelDraw. Harganya berkisar Rp4.200.000 plus minus.


b. Mesin Cutting Sticker Redsail RS500C
Redsail RS500c merupakan mesin cutting dari Redsail yang memiliki  area potong hanya 40 centimeter. Cocok untuk yang ingin produksi cutting sticker untuk sepeda motor, papan nama ukuran sedang, sablon dengan polyflek. Harganya berkisar Rp4.500.000.

c. Mesin Cutting Sticker Redsail Rs720c
Mesin sticker Redsail seri ini merupakan tipe tengah varian Redsail seri RS-C dengan area cutting 62 centimeter. Presisinya cukup bagus, dan bisa dijalankan dengan CorelDRAW®. Fitur unggulannya: didesain untuk pemakaian kantor, rumah, dan usaha; bisa digunakan untuk mengcutting sticker, vinyl jenis decal/transfer, masking film, vinyl untuk letter, kertas hias, kartu, stensil, magnetik, dan bahan-bahan untuk heat transfer seperti flex, flock, atau kertas warna untuk garmen; support aplikasi ArtCut, Flexi Sign, Signcut, WinPCsign, SignBlazer, dan SignLab; dilengkapi plug-in untuk langsung dioperasikan dari CorelDraw. Harganya berkisar Rp5.400.000 sampai Rp5.800.000.

d. Mesin Cutting Sticker Redsail RS1360c
Jika seri seri sebelumnya dirasa kurang cukup, Anda bisa mencoba Redsail RS1360c yang mampu memotong bahan sticker pada lebar area 120 centimeter. Dengan area potong selebar itu, mesin cutting ini bisa dimanfaatkaan untuk bisnis cutting sticker mobil atau usaha percetakan dengan desain cutting ukuran jumbo. Harganya berkisar Rp7.500.000.

4. Copam

Untuk Copam saya akan menguraikan Copam CP2500. Mesin cutting sticker ini dikenal sebagai alat cutting sticker dengan bodi produknya yang kokoh karena terbuat dari metal, bukan fiber atau plastik. Dari segi kualitas produk, alat cutting sticker Copam CP2500 memang tidak diragukan lagi sesuai dengan harganya yang terbilang lumayan mahal untuk alat cutting sticker China. Harganya berkisar Rp9.700.000.

Fitur menariknya Kuat, material dari logam, bukan plastik; Roll yang kuat berbahan khusus; Dilengkapi optik untuk pengukuran dan penyetelan material secara otomatis; 16 bit DSP dengan 64Mb buffer memory; Menjamin ketepatan hasil cutting sampai dengan panjang 10 meter; Lebih cepat dan powerful (600mm/detik, 500 gf); Dilengkapi Export Plugin untuk CorelDRAW® 6 sampai 13 dan Illustrator CS/CS2; Support Windows® dan Mac OS X; Contour-cut berdasarkan warna, atau kombinasi warna; Cutting progress-bar, memudahkan estimasi lama waktu cutting, dan pembatalan pemotongan dengan segera.


5. PCut

Merek PCut pernah meramaikan dunia cutting sticker di Indonesia sebelum ramai-ramainya Jinka dan Teneth. Variannya terdiri dari PCut365 dengan lebar area potong 30 centimeter, juga hadir PCut721 dengan lebar area potong 60 centimeter dan PCut 1351 dengan lebar area potong 120 centimeter. Bisa disetarakan dengan mesin cutting sticker Jinka, harganya juga kurang lebih sama.


6. Liyu

Satu lagi mesin cutting sticker buatan China dengan nama brand Liyu. Hadir dengan TC Series, SC Series dan FC Series. Meski jarang disebut, mesin cutting sticker ini memiliki keandalan dan awet. Ini tidak berlebihan karena Liyu diproduksi oleh Anhui Liyu, pabrik pelopor pembuatan mesin cutting plotter di China. Yang terkenal karena ketahanan dan ke mudahan pemakaiannya. Harganya pun relatif lebih terjangkau (murah) di bandingkan dengan mesin cutting plotter Jepang.




Postingan berikutnya saya akan membahas Harga dan Spesifikasi Mesin Cutting Stiker Roland, Mimaki, Graphtec. Semoga bermanfaat

0 Response to "Harga dan Spesifikasi Mesin Cutting Stiker Teneth, Jinka, Redsail, PCut, Liyu, Copam"

Post a Comment