PROMOSIKAN MESIN CUTTING, BAHAN STICKER ATAU USAHA STICKER ANDA DI SINI. HUBUNGI 0812 9039 8495

Memilih Mata Pisau Mesin Cutting Sticker

Apa jadinya mesin cutting sticker tanpa pisaunya? Lebih mendingan ponsel tanpa pulsa, masih bisa putar lagu atau nonton video online. Mungkin sudah banyak yang mengetahui jika mata pisau cutting sticker memiliki rahasianya tersendiri. Wah... seperti misteri saja hehe.

Begini sahabat, sebenarnya mata pisau mesin cutting sticker memiliki kemiringan ujung yang berbeda. Coba lihat kotak mata pisau mesin cutting sticker di depan Anda, pasti tertera angka disertai derajat atau degree. Yang lazim 30 derajat, 45 derajat dan 60 derajat. Mengapa pabrikan mata pisau mesin cutting sticker membuatnya dengan angka berbeda beda?

Setiap kemiringan ujung mata pisau pasti ada gunanya. Berikut saya coba uraikan kegunaannya. Sebagai pelaku usaha cutting sticker, Anda tentu tak bisa menolak ketika ada konsumen datang dan memilih bahan yang dikehendakinya untuk dibuatkan cutting sticker sesuai kebutuhannya. Dan tentu Anda sudah paham benar, bahan sticker ada yang liat, keras, bertekstur, lunak, tipis atau tebal. Sebagai perbandingan, vinyl Cina atau Taiwan dengan merek seperti Seichofix, Profix, Decofix, Goodfix atau bahkan keluaran Jerman, DCfix pasti lebih tebal dibandingkan dengan bahan vinyl merek Oracal atau Mactac.

Sementara bahan reflective seperti merek Seicholite, Prolite, Xlite, Goodlite dan sejenisnya memiliki lapisan yang lebih tipis. Bahkan jika Anda juga membuka sablon digital dengan bahan flex atau flock, jauh sekali perbedaan ketebalan bahannya. Lapisan flex atau flock terbuat dari bahan yang memiliki sifat karet karena gunanya dilekatkan di bahan kain dengan alat pemanas atau heatpress. Sebenarnya, ukuran kemiringan mata pisau mesin cutting sticker disesuaikan untuk bahan yang berbeda.

Untuk bahan yang tipis, dan tak membutuhkan terlalu banyak tekanan, mata pisau mesin cutting sticker dengan ketajaman 30 derajat atau 45 derajat sudah cukup bagus. Sementara untuk bahan yang semakin tebal lebih bagus menggunakan mata pisau mesin cutting sticker dengan derajat kemiringan lebih tinggi yakni 60 derajat.

Logikanya seperti ini, untuk bahan yang tebal membutuhkan tusukan mata pisau mesin cutting sticker yang lebih dalam. Dengan ketajaman mata pisau mesin cutting sticker 60 derajat, ujungnya akan dengan mudah memotong hingga bagian dasar bahan sehingga terputus dengan sempurna. Akan memudahkan saat proses pengelupasan. Biasanya, yang dilakukan adalah menambah tekanan atau force jika hasil cuttingan dirasa tidak memotong dengan sempurna. Padahal ini bukan cara yang disarankan oleh pabrikan mesin cuttingnya. Lihat gambar di bawah ini.

Semakin tebal bahan stiker yang Anda potong, semakin tinggi penampang irisan pada ujung mata pisau agar bisa memotong sempurna
Foto diambil dari http://www.signwarehouse.com
Paksaan pada force atau tekanan ujung mata pisau mesin cutting sticker berpengaruh kepada kemampuan komponen mesin cuttingnya sendiri. Sabuk pemutarnya atau belting akan dipaksa agar bisa menarik holder sementara ujung mata pisau mesin cutting sticker sedang memotong bahan yang tebal. Jika mata pisau mesin cutting sticker menggunakan derajat rendah semisal 30 derajat, akan terasa lebih berat tarikannya. Apalagi jika mata pisau mesin cutting stickernya sudah agak tumpul.

Namun ada juga bahan sticker yang tidak dapat dipotong dengan mata pisau mesin cutting 30, 40 bahkan 60 derajat. Contohnya bahan sticker super padat seperti merek Nikkalite Kristal membutuhkan mata pisau cutting sticker khusus. Demikian juga dengan 3M 3930 berlian kelas reflektif, pisau khusus yang direkomendasikan. Sekarang Anda tahu manfaat memilih dengan benar mata pisau mesin cutting sticker, semoga membantu.

0 Response to "Memilih Mata Pisau Mesin Cutting Sticker"

Post a Comment