PROMOSIKAN MESIN CUTTING, BAHAN STICKER ATAU USAHA STICKER ANDA DI SINI. HUBUNGI 0812 9039 8495

Membuat Stiker Cutting yang Rapi

Meski kerikil tak sebesar batu, tapi...
Membuat stiker cutting yang rapi? Silakan tertawa membaca postingan saya tersebut. Anggap saja stiker cutting sebagai wajah gadis cantik yang halus dan menawan. Ketika ia tumbuh remaja, ada jerawat menghias pipinya. Bagi yang melihat mungkin menambah cantik. Namun tidak demikian dengan pemilik wajah tadi, ia akan sibuk mencari obat atau menghilangkannya. Hubungan jerawat dan stiker?

Begini, stiker tanpa jerawat bagaikan wajah gadis yang cantik yang saya sebutkan di atas. Soal siapa gadis cantik yang Anda bayangkan tentu saja bukan lagi urusan saya. Silakan Anda membayangkan wajah aktris dalam atau luar negeri yang wajahnya menakjubkan. Nah membuat stiker cutting yang rapi bisa dilakukan jika tak ada banyak debu yang menghiasinya. Kecuali memang pemasan sudah lebih dahulu berpesan: mas stiker saya nanti dikasih debu dikit dikit ya hahahaha.

Debu ini akan sangat mengganggu ketika Anda membuat stiker cutting tumpuk. Bahan stiker, apalagi jenis reflektif akan sangat berpengaruh hasilnya jika ada debu di tumpukannya. Ujungnya, konsumen pasti ada yang protes. Sudah sewajarnya tukang stiker memilih toko yang lokasinya tepat berada di tepi jalan. Biar gampang dilihat lalu lalang orang yang lewat. Juga memudahkan orang untuk mengenal tempat usaha Anda. Namun tepi jalan tak bisa dilepaskan dengan debu.


Cara terbaik untuk menghindari romli (rombongan liar) berupa debu tadi, Anda bisa membuat meja tersendiri untuk proses penumpukan. Bisa disekat dengan dinding atau penghalang seperti spanduk. Kain batik juga boleh, tetapi kok kesannya seperti rumah makan saat puasa ya kalau pakai kain hehe. Itu terserah Anda, deh. Dengan ruangan yang tertutup dari masuknya debu, hasil stiker cutting Anda lebih ciamik. Percayalah, pola stiker yang baru saja anda kopeki dan skan ditumpuki warna lain di atasnya bisa saja terlihat bersih, padahal ada beberapa titik debu di atasnya. Begitu Anda tumpuk, baru sadar ada debunya.

Ingat, ada konsumen yang cuek dengan hal itu tetapi ada konsumen yang perfeksionis. Dan celakanya, konsumen perfeksionis itu adalah pelanggan setia yang selalu memasan ratusan lembar stiker cutting untuk promo tempat usahanya. Wajar dong kalau ia protes kok ada debunya.

Toh kebersihan sebagian dari iman. Lagipula untuk membersihkan permukaan bahan stiker yang akan ditumpuki warna lain juga tak membutuhkan biaya yang besar. Cukup pakai tisu. Satu lembar juga bisa dipakai berulang kali, kecuali juga Anda pakai menyeka minyak wajah Anda. Yah... masak tisu bekas dipakai membersihkan wajah dipakai ngelap bahan stiker yang akan ditumpuk, sih...

Mulailah untuk mengerjakan sesuatu dengan selalu memperhatikan hal hal yang bisa merusak kerapian tadi. Stiker cutting yang rapi pun enak dilihat. Tak ada rongga udara yang mengitari debu kecil tadi.

0 Response to "Membuat Stiker Cutting yang Rapi"

Post a Comment