PROMOSIKAN MESIN CUTTING, BAHAN STICKER ATAU USAHA STICKER ANDA DI SINI. HUBUNGI 0812 9039 8495

Teknik Cutting Setengah Putus pada Sandblast

Ilustrasi cutting sandblast setengah putus.
Memotong sandblast tidak sama dengan memotong bahan stiker kebanyakan. Hal ini karena sifay snadblast yang berbeda, sehingga perlu teknik tersendiri. Teknik yang biasa digunakan untuk membuat pola atau motif pada sandblast adalah teknik cutting setengah putus.

Secara garis besar, gambaran teknik ini akan saya jelaskan di bawah. Sebelumnya saya akan mengawalinya dengan teknik cutting pada bahan stiker biasa. Jika Anda mendapatkan order menggunakan bahan vinyl seperti Oracal atau reflective sheet seperti Kiwalite, Seicholite atau Goldenlite, pasti biasanya bentuk huruf atau motifnya dipotong putus. Potong putus di sini maksudnya pada lapisan stikernya, bukan putus atau tembus sampai release paper atau backing papernya. Lalu bagian yang tidak terpakai dibuang sehingga menyisakan bentuk stiker yang dikehendaki. Untuk memasangnya pun gampang, ditempel masking tape lalu dilekatkan pada tempat atau media yang diinginkan.


Persoalannya, sandblast kebanyakan dipasang menutupi bidang kaca, sementara tulisannya justru yang diweeding atau dikopeki sehingga dari lobang lobang huruf atau motif tadi yang justru tembus pandang lewat kaca. Mau dipotong putus lapisan sandblastnya? Hehe, sandblast tak akan bisa dimasking Mas Bro. Coba saja masking pakai masking tape biasa, pasti lepas. Ada yang menggunakan selotip kertas yang dijual di toko toko stationery, tetapi hasilnya tidak maksimal. Satu satunya masking tape untuk sandblast adalah Oratape keluaran Orafol. Nah, daripada harus membeli Oratape yang mahal, lebih baik ngirit biaya produksi dengan teknik cutting setengah putus.

Teknik cutting setengah putus berarti lapisan sandblastnya dicutting dengan mesin cutting atau plotter. Pada tekanan ujung mata pisau mesin cutting, usahakan tidak menembus lapisan sandblastnya, apalagi sampai mengenai release paper atau backing papernya. Kalau kurang paham apa itu reselase papar atau backing paper itu lho lapisan kertas pada sandblast yang dibuang begitu sandblastnya terpasang.

Terdengar gampang namun butuh kesabaran dan ketelatenan. Langkah langkahnya agar sukses melakukan teknik cutting setengah putus pada sandblast ialah sebagai berikut:

1. Cobalah ambil potongan sandblast untuk mencoba teknik ini.

2. Lalu cuttinglah motif ke atas bahan sandblast tadi.

3. Lepas dari mesin cutting lalu cobalah lepaskan backing papernya, jika ada bagian sandblast yang ikut atau menempel di backing paper tadi berarti tekanan mata pisaunya terlalu dalam atau kuat.

4. Ulangi lagi langkah 1 dan 2, namun kali ini tekanan atau force pada pengaturan mesin cutting dikurangi biar tidak memotong putus.

5. Jika dilepas backing papernya dan tak ada sandblast yang ikut menempel jangan gembira dahulu. Siapa tahu ujung pisau mesin cuttingnya hanya menggores, akan menjadi masalah juga nanti saat pengopekan motifnya.

Cobalah untuk membuka atau mencongkel (ngopek) tepi motif pada sandblast. Jika terlalu sulit, sampai anda tarik juga tak mau lepas, itu tandanya cuttingnya terlalu rendah. Tekanan mata pisaunya terlalu rendah sehingga ibarat sayatan di kulit, hanya menggores atau seperti kuku yang kita goreskan pelan pelan di permukaan kulit. Meninggalkan bekas sih (apalagi yang belum mandi) namun tidak menimbulkan luka.

Nah cutting setengah putus yang sempurna ialah, sandblast tidak terpotong namun juga tidak terlalu dangkal goresan ujung mata pisaunya.

6. Harus berani melakukan upaya trial and error agar benar-benar sempurna cuttingan setengah putusnya. Saat baru dipasang, memang bekas cuttingan mata pisau tak akan terlihat. Ini karena efek air campuran sabun masih ada di bawah sandblast. Namun jika sudah kering, akan terlihat jelas dan sangat gampang melepaskan bagian bagian yang memang tidak terpakai pada huruf atau motifnya.

Demikian langkah melakukan teknik cutting setengah putus pada sandblast... semoga berhasil.

0 Response to "Teknik Cutting Setengah Putus pada Sandblast"

Post a Comment