PROMOSIKAN MESIN CUTTING, BAHAN STICKER ATAU USAHA STICKER ANDA DI SINI. HUBUNGI 0812 9039 8495

Menata Bahan Stiker, Mendulang Keuntungan Maksimal

Cara menata sisa bahan sticker yang salah. Foto:curring
stickerupdate
Bahan stiker dibuat pabriknya sudah ada ukurannya. Kita tak bisa dengan seenaknya membeli bahan dengan ukuran seenak kita. Oleh karena itu, menangani bahan stiker pun harus diperlukan manajemen yang baik. Biar hasil toko kita juga baik. Tahukah Anda bahwa dengan penataan bahan stiker keuntungan bisa lebih besar?

Sepintar pintarnya Anda sebagai tukang sticker. Memiliki pengalaman puluhan tahun. Kalau ditanyakan kepada Anda, bisakah memasang bahan stiker ke motor misalnya, tanpa menyisakan bahan sama sekali? Pasti jawaban Anda tidak bisa. Memangnya kendaraan bentuknya kotak, sehingga bahan sticker yang dipakai untuk menutupnya pun tak usah dipotong.

Pasti ada sisa. Nah, sisa bahan ini biasanya ditaruh di kardus atau tempat lain dengan cara asal dilempar. Sifat bahan sticker itu lentur, elastis, tentu ia akan jatuh ke kardus dengan banyak lipatan. Kalau dibiarkan cara Anda mengelola sisa bahan sticker seperti itu, sebenarnya Anda membuang uang.


Kuncinya di sini. Coba atur bahan sticker di kardus dengan rapi. Untuk memahaminya lebih gampang, akan diurikan hal hal sebagai berikut:

  1. Potong sisa bahan sticker tadi sehingga bisa masuk ke kardus atau kotak apalah yang Anda gunakan untuk menyimpannya.
  2. Tumpuk dan rapikan. Dengan menumpuk sisa bahan sticker, maka sisa bahan sticker yang ada di lapisan paling bawah tak akan terlipat atau berkerut akibat tekanan bahan di atasnya. Kalau tumpukannya setinggi 5 centimeter mungkin lipatan atau kerutan tadi bisa diatasi. Namun jika tiga bulan sisa bahan sticker tadi asal dilempar ke kardus, ya yang berada di bawah akan rusak.
  3. Kalau Anda mau agak repot sedikit, menata bahan sticker untuk mendulang keuntungan maksimal, tumpuk per warna. Saya jamin, memang ini butuh kesabaran, karena harus membalik atau mengangkat tumpukan sisa bahan untuk menyelipkan sisa bahan biar satu warna.
  4. Jual kepada tukang sticker lain atau tawarkan kepada konsumen. Itu namanya sisa bahan sticker, meski dibuang pun tak rugi karena sudah dibayar oleh konsumen untuk menutup kendaraannya, tetapi kalau bisa menghasilkan uang juga mengapa harus dibuang?
Begitulah kira-kira gambarannya. Memangnya ada tukang sticker yang mau membeli sisa bahan sticker? Ingat, tidak semua tukang sticker memiliki mesin cutting sticker yang ukurannya sedang, apalagi besar. 

Sejumlah pabrik pun membuat mesin cutting beragam ukurannya. Ada yang 20 centimeter seperti CraftROBO, Jinka atau Teneth ukuran 30 centimeter dan paling banyak digunakan adalah mesin cutting dengan ukuran 60 centimeter.

Bagi Anda yang mesin cutting stickernya lebar 120 centimeter, mungkin sisa bahan tadi tak bisa digunakan. Padahal semestinya bisa. Kan ada pengatur jepitan kertas pada rollernya. Kalau tak mau ribet, ya saran saya tawarkan kepada teman yang lebar mesinnya hanya 20 atau 30 centimeter.

Dengan sisa bahan sticker ukuran 20 x 10 centimeter saja bisa menghasilkan uang puluhan ribu jika diproduksi menggunakan CratfROBO. Yang ukurannya 30 x 10 centimeter pun bisa menghasilkan uang jika dipasangkan dengan mesin cutting sticker berukuran lebar 30 centimeter.

Kecuali Anda memang tak peduli dengan sisa bahan sticker, pokoknya semua dianggap sampah. Mau mencoba menata bahan sticker untuk mendapatkan penghasilan tambahan?

Salam sticker

2 Responses to "Menata Bahan Stiker, Mendulang Keuntungan Maksimal"